sponsor

sponsor

Artis GC

Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Artis GC

Business

Technology

Life & style

Games

Sports

Fashion

» » Jadi Teman Duet Jungkook BTS di Pembukaan Piala Dunia 2022, Siapa Fahad Al Kubaisi? - Kompas.com - KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com- Lagu "Dreamers" untuk FIFA World Cup 2022, yang dinyanyikan Jungkook BTS bersama Fahad Al Kubaisi berhasil mendominasi chart iTunes.

Lagu yang menjadi soundtrack World Cup itu menduduki chart iTunes setidaknya di 102 wilayah berbeda hanya dalam waktu 13 jam sejak dirilis.

Termasuk di delapan pasar musik terbesar dunia, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Prancis, Kanada, Australia, Jerman dan Italia. 

Tidak itu saja, "Dreamers" sekaligus mencatat rekor baru sebagai lagu FIFA World Cup tercepat yang menduduki chart nomor 1 iTunes di Amerika Serikat, yaitu dalam waktu hanya dua jam 11 menit.

Baca juga: Lagu Dreamers Jungkook BTS Puncaki Tangga Lagu iTunes di 102 Negara

Sudah tak asing dengan Jungkook BTS dan nama besar grupnya, tapi bagaimana dengan rekan duetnya, Fahad Al Kubaisi?

Fahad diketahui lahir di Doha, tahun 1981, Fahad Al Kubaisi cukup terkenal di negara Arab.

Dia memulai karier musiknya sebagai penyanyi muslim, dan membawakan beberapa lagu Islami sejak tahun 1997. Saat itu dia masih bersekolah.

Baru setelah tahun 2005, Fahad mulai membawakan lagu-lagu bertema umum.

Fahad merilis album pertamanya, Jamel Errouh, pada 2001 yang meraih kesuksesan instan.

Dia dengan cepat menjadi vokalis mapan di Timur Tengah dengan banyak penggemar berat mendukungnya. 

Baca juga: Momen Jungkook BTS Tampil dalam Opening Ceremony Piala Dunia 2022

Fahad bahkan memiliki soundtrack musik untuk dengan namanya.

Dia meminjamkan suaranya untuk lagu pembuka 'Black Gold' yang dia rekam dengan produser film-musik legendaris, James Horner.

Tahun 2015, dia pernah merilis singel "Batalna (We finished)" dengan gaya musik pop Arab. Lagu ini juga menjadi video musik pertama di Timur Tengah yang dibuat dengan cara direkam 360 derajat. 

Pada tahun 2005, Fahad kemudian merilis lebih banyak album. Seperti Rouhi pada tahun 2005, Lich pada tahun 2006, Aseila pada tahun 2008 dan Sahh Enoum pada tahun 2010.

Kehadiran Fahad sendiri disebut-sebut sebagai sebuah fenomena untuk negaranya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)



https://ift.tt/mqVoTEd
November 21, 2022 at 11:55AM

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply